Share it

Sabtu, 03 April 2010

Cerita - TELUR EMAS

Dari berbagai sumber (Foto: Ilustrasi)

Dikisahkan, seorang peternak angsa memiliki banyak angsa di peternakannya. Dan, sang peternak sangat rajin memelihara angsa-angsanya. Tapi, karena cara pengelolaannya yang sederhana dan tidak pernah diusahakan untuk meningkat, maka hasil telur dari angsa-angsa pun tidak seberapa.

Suatu pagi, sang peternak menemukan sebuah telur berwarna kuning keemasan dari seekor angsa tua di kandang paling ujung. “Mungkinkah ini sebuah telur dari emas,” pikirnya.

Lama dia berpikir sampai kemudian dia bergegas menuju ke tempat ahli logam. Ia meminta sang ahli logam untuk menganalisa benda apakah yang dia temukan pagi itu. Sang ahli logam kemudian berkata, “Ini adalah emas murni 24 karat berbentuk bulat telur dengan berat hampir satu kilogram..!”

Setengah tak percaya, si peternak kemudian meminta sang ahli logam untuk menukar telur emas tersebut dengan uang sesuai dengan taksiran harganya. Uang itu kemudian segera dibelanjakannya. Mulai dari pakaian-pakaian yang bagus dan mahal hingga perabot-perabot mahal, dan sebagainya.

Esok harinya, sang peternak kembali menemukan telur emas. Begitu juga sehari setelahnya. Sang peternak lagi-lagi menemukan telur emas. Kejadian itu berulang terus sampai-sampai kehidupan si peternak berubah total.

Angsa yang memberikan telur emas itu juga diperlihara secara khusus. Angsa diberikan tempat khusus di sebelah kamar tidur si peternak agar telur emas si angsa tua tidak dicuri orang dan agar mudah diambil oleh sang peternak untuk dijual.

Lama-kelamaan, timbulah sifat tamak si peternak.

“Mengapa saya harus menunggu satu butir telur emas setiap harinya. Isi perut angsa tua itu pastilah penuh dengan emas. Kenapa tidak sekarang saja saya ambil semuanya sehingga saya tidak perlu susah-susah menunggu tiap pagi,” pikir sang peternak.

Akhirnya, sang peternak membelah dada si angsa tua. Tapi apa yang terjadi? Tak ada secuil pun telur emas di dalam perut si angsa tua. Lebih buruknya lagi, angsa tua yang mati tidak bisa lagi memberikan telur emas.


PESAN MORAL

Jangan rakus…bersikap baiklah dan selalu sabar serta tekun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar